Buku ini mengungkapkan sense of place Kampung Ulos Huta Raja, menggarisbawahi daya tarik fisik dan sosialnya yang memperkuat potensi sebagai destinasi pariwisata berkelanjutan dengan kekayaan budaya. Secara fisik, kampung ini ditata dengan deretan Rumah Bolon, rumah adat Batak Toba berbentuk perahu yang berjajar ke belakang, menciptakan kesan kebersamaan yang khas. Rumah Bolon memperkuat simbolisme budaya Batak. Interiornya, berfokus pada kain ulos dan atap unik, mengukuhkan identitas tradisi yang kuat. Di sisi sosial, kampung ini menyimpan sejarah panjang dan nilai budaya yang disampaikan secara lisan melalui interaksi antara penduduk lokal—terutama para tetua dan penenun ulos—dengan pengunjung. Kisah-kisah tradisional serta festival seperti Hitado Hutaraja, yang juga diperkuat dengan promosi di media sosial, menjadikan kampung ini sebagai “museum hidup” yang menarik. Dukungan dari pengembangan industri kreatif berbasis sense of place kawasan, juga memungkinkan ulos dan berbagai ragam hias, diintegrasikan dalam produk-produk fashion dan gaya hidup yang memperpanjang daya hidupnya, menambah nilai ekonomi masyarakat, serta memposisikan Kampung Ulos Huta Raja sebagai model pariwisata yang selaras antara budaya dan inovasi, membuka jalan untuk pariwisata berkelanjutan.